SBSN PTKIN
Online Services
Pengunjung
18117547
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total
2008
3538
20574
18070227
73329
228220
18117547
Your IP: 3.80.4.76
Tanggal : 20-09-2019 12:24:24
Rabu, 27 Mei 2015 15:49

(Tulungagung) Minat tinggi masyarakat terhadap Fakultas Ekonomi dan Islam (FEBI) IAIN Tulungagung mendapatkan tambahan angin segar. Pasalnya pagi ini, Rabu, 26 Mei 2015 pembangunan gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Tulungagung dimulai. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan secara simbolik pemasangan tiang pancang pertama yang dilakukan oleh Sekretaris Dirjen Pendidikan Islam, Dr. H. Muhammad Isom Yuski, M.Ag..

Acara yang berlangsung singkat dan sederhana dilaksanakan di lahan yang berada di sebelah timur gedung Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Kependidikan (FATIK) tersebut dihadiri oleh Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Jawa Timur, Kejaksaan Negeri Tulungagung dan beberapa instansi terkait serta tokoh masyarakat di Tulungagung.

 
Senin, 22 Juni 2015 14:40

Di antara ikhtisar penting yang secara eksplisit perlu diperhatikan, dipahami secara betul dan direnungi secara seksama dari pemaparan materi Dr. Abad Badruzaman, Lc., M.Ag., Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) pada Rabu (27/5) malam. Diskusi yang diselenggarakan oleh Institut Transvaluasi ini membedah disertasi beliau yang berjudul “Teologi Kaum Tertindas” dan dihadiri oleh mahasiswa, dosen dan civitas academica IAIN Tulungagung.

Pertama yang perlu dipahami oleh umat muslim secara betul, ialah bahwa sesungguhnya ajaran yang terdapat dalam agama Islam yang diserukan oleh Nabi Muhammad SAWbukan sekadar membawa misi tauhid yang bersifat vertikal, melainkan juga memiliki suatu misi pembebasan, yakni pembebasan dari tradisi penindasan (diskriminasi dan alienasi) yang telah lama menghegemoni dalam kultur budaya masyarakat Arab pada zaman tersebut.

Apabila kita meninjau kembali periodesasi sejarah perkembangan agama Islamketika di Mekkah dan menanyakan mengapa agama Islamsulit berkembang pada saat di sana. Maka sebuah jawaban yang sekiranya mampu memberikan alasan yang tepat, yakni karena dalam ajaran agama Islam pada saat itu memiliki misi pembebasan. Pembebasan yang mengisyaratkan akan kepedulian sosial, egalitarianisme (bagi budak, kaum wanita, dan anak-anak), serta distribusi harta (dengan konsep infak, shadaqah, zakat dan sebagainya) yang memang sulit diterima oleh para pemimpin kabilah Mekkah.

 
Jumat, 22 Mei 2015 13:51

(Tulungagung) Pembelajaran baca tulis Al Qur’an adalah hal yang tak bisa dilepaskan dari kegiatan belajar mengajar di Madrasah, terutama ketika harus dihadapkan pada pelajaran-pelajaran seperti Al Qur’an Hadits, Fiqh, Bahasa Arab dan lainnya yang menjadi bagian dari kurikulum Madrasah Ibtida’iyah. Untuk itulah Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtida’iyah (PGMI) IAIN Tulungagung menggelar diklat pembalajaran Al-Qur’an.

Mengadopsi Metode An-Nahdliyah, Diklat Pembelajaran Al-Qur’an PGMI Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) digelar pada hari Kamis, 21 Mei 2015. Adapun peserta diklat tersebut adalah mahasiswa jurusan PGMI semester IV (empat) yang berjumlah 218 orang. Acara yang diselenggarakan di Aula Rektorat Lantai III IAIN Tulungagung dimulai pada pukul 08.15 WIB dan dibuka oleh Ketua Jurusan (Kajur) PGMI, Muhammad Zaini, M.A..

 

Page 85 of 116

<< Start < Prev 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 Next > End >>
Hubungi Kami

Jl.Mayor sujadi timur No 46 Tulungagung
0355 - 321513

0355 - 321656

info[at]iain-tulungagung.ac.id