Minggu, 15 Juli 2018 16:59
Print

Tulungagung –17 Juli 2018 adalah hari yang istimewa bagi IAIN Tulungagung, karena telah genap 50 tahun sejak didirikan pada 17 Juli 1968 oleh para pendirinya. Artinya IAIN Tulungagung akan merayakan ulang tahun emas pada 17 Juli 2018. Untuk menyambut ulang tahun emas tersebut IAIN Tulungagung menyelenggarakan serangkaian acara selama pertengahan Juli ini. Salah satunya adalah Sarasehan Alumni yang digelar pada Sabtu malam (14/07/2018) di Aula Lantai 6 Gedung KH Arief Mustaqiem IAIN Tulungagung.

Dalam acara sarasehan tersebut hadir alumni dan juga sivitas akademika IAIN Tulungagung dan tamu undangan dari luar IAIN Tulungagung.

Muhtarom, Ketua Ikatan Alumni IAIN Tulungagung atau IKA-IAINTA dalam sambutannya menyampaikan, bahwa pihaknya mewakili segenap alumni menyampaikan terimakasih kepada Rektor IAIN Tulungagung dengan terselenggaranya serangkaian acara untuk alumni. Mulai sarasehan yang digelar pada Sabtu malam (14/07/2018) dan akan dilanjutkan dengan Temu Alumni Akbar yang digelar keesokan harinya pada Minggu pagi (15/07/2018) di Lapangan Utama IAIN Tulungagung.

“Saya alumni tahun 1986 dengan ijazah BA, karena pada waktu itu masih ada gelar tersebut di kampus ini. Kami cukup mengapresiasi dengan perkembangan IAIN Tulungagung yang seperti sekarang ini”, kata alumni yang juga Sekretaris PCNU Kabupaten Tulungagung ini.

Sebagai alumni, Muhtarom dalam sambutannya juga berharap dan mengajak segenap alumni IAIN Tulungagung untuk berdo’a supaya IAIN Tulungagung segera bisa beralih status menjadi Universitas Islam Negeri Tulungagung. Supaya kampus ini bisa memberikan kontribusi lebih banyak dalam membangun masyarakat Kabupaten Tulungagung khususnya dan bangsa Indonesia pada umumnya.

Sementara itu, Rektor IAIN Tulungagung, Maftukhin, dalam sambutannya menyampaikan terimakasih atas kehadiran segenap alumni dalam sarasehan tersebut. Tak lupa juga diucapkan selamat datang kepada Ali Masykur Musa, mantan Ketua BPK dan mantan Ketua ISNU yang telah hadir sebagai salah satu narasumber.

Rektor juga mengajak segenap yang hadir untuk membacakan Surat Al Fatihan untuk para pendiri dan para dosen IAIN Tulungagung yang telah tiada. Hal tersebut sebagai bentuk terimakasih atas segala pengabdian mereka dan semoga diberikan balasan yang baik dari Allah SWT serta diberikan tempat terbaik di sisi-Nya.

Dalam sambutannya, Rektor juga menyampaikan bahwa kita patut bersyukur bahwa IAIN Tulungagung bersama dengan PTKIN yang lain sudah menerapkan rekrutmen mahasiswa secara nasional. Apalagi IAIN Tulungagung berhasil mendapatkan peringkat pertama pendaftar terbanyak dalam kategori IAIN dan STAIN. Bahkan bisa mengalahkan beberapa UIN di Indonesia.

Setelah memberikan sambutan, Rektor kemudian membuka acara sarasehan. Adapun sarasehan yang mengambil tema “Jalin Silaturrahmi, Rekatkan Ukhuwah Demi Tegaknya NKRI”. Hadir sebagai narasumber, selain Ali Maskur Musa antara lain: Direktur Pasca IAIN Tulungagung, Akhyak, Kaprodi S-3 Pasca IAIN Tulungagung sekaligu alumni, Prof. Achmad Patoni, M.Ag., Staf Khusus Kementerian Sosial, Mas’ud Said, Alumni yang sekarang menjadi Wakil Rektor 3 IAIN Metro Lampung, Ida Umami, serta Ketua Ikatan Alumni IAIN Tulungagung Muhtarom. (humas)