Senin, 15 April 2019 13:22
Print
MENJADIKAN PENGABDIAN MASYARAKAT SEBAGAI KERJA KEMANUSIAAN
 
“Pengabdian kepada masyarakat bukan semata-mata bagaimana mahasiswa terjun di masyarakat. Lebih dari itu sesungguhnya pengabdian kepada masyarakat itu dapat dipandang sebagai kerja kemanusiaan. Sebagai kerja kemanusiaan, pengabdian kepada masyarakat memiliki aspek transendental yang ada muatan teologis di dalamnya. Pengabdian adalah bagian dari ibadah. Karena itu aspek yang menjadi problem di masyarakat bukan sekadar imajinasi civitas akademika saja, tetapi yang lebih mendasar adalah pengabdian itu dilakukan dengan pembacaan atas realitas di masyarakat yang cukup kompleks”.
 
Pokok-pokok pikiran tersebut disampaikan oleh Direktur PTKI Kementerian Agama, Prof. Dr. M. Arskal Salim GP saat menjadi pembicara dalam acara “Evaluasi Teknis, Training of Trainer (TOT), Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Swakelola (PKS), dan Bimbingan Teknis Substansi-Administrasi KKN Tematik Revolusi Mental 2019” di Manado. Pada acara yang diselenggarakan oleh Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan Agama Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan tersebut, Prof. Arskal menyampaikan bahwa pengabdian masyarakat seharusnya dilakukan dengan serius karena merupakan distingsi yang dimiliki oleh perguruan tinggi Indonesia. Keseriusan menangani pengabdian masyarakat akan memiliki implikasi pada kemajuan perguruan tinggi.
 
Lebih lanjut Prof. Arskal mengajak untuk belajar tentang posisi perguruan tinggi di negara-negara maju. Kemajuan negara dipengaruhi oleh kondisi perguruan tingginya. “Karena itu kalau ingin memajukan negeri kita maka PT kita harus dipicu supaya maju’, tegas Prof. Arskal.
 
Berkaitan dengan PTKI, Prof. Arskal menyebut ada dua hal yang menjadi karakter distingtif. Pertama, yaitu integrasi keilmuan. Karakter ini penting karena selama ini ada kesan pertentangan antara Islam dan ilmu pengetahuan. Karena itulah maka integrasi keilmuan menjadi aspek yang penting bagi PTKI.
 
Kedua, moderasi beragama. Moderasi beragama merupakan upaya untuk memberikan kontribusi positif PTKI sebagai bagian dari bangsa untuk terus merawat perjuangan dan nilai kebangsaan. Moderasi beragama, tegas Prof. Arskal, merupakan fondasi yang paling utama. Jika bukan moderasi, maka akan terjebak pada ekstrim kanan dan ekstrim kiri. Dan ini membahayakan bagi kehidupan kebangsaan kita.
 
Berkaitan dengan pengabdian masyarakat, Prof. Arskal menjelaskan tentang beberapa langkah yang bisa dilakukan, yaitu: (1) mulai dari bawah; (2) mulai dari lingkar kampus; (3) digitalisasi dan terkoneksi. Dengan tiga langkah itu maka diharapkan terjadi transformasi sosial sehingga terjadi peningkatan kapasitas dosen dan masyarakat dalam konteks pengabdian. Hal ini menjadi mungkin dilakukan dengan terus-menerus mengembangkan sikap kreatif dan inovatif.
 
Pada akhir paparannya Prof. Arskal menyebut beberapa contoh PTKIN yang mengembangkan pengabdian masyarakat yang menarik untuk dijadikan contoh. UIN Raden Intan Lampung mengembangkan digitalisasi desa, UIN Sultan Syarif Kasim Pekanbaru Riau mengembangkan literasi informasi, dan IAIN Tulungagung yang baru saja mendapatkan penghargaan sebagai perguruan tinggi terbaik pelaksana KKN Revolusi Mental tahun 2018 sebagai pelaksana Tata Kelola terbaik yang mengembangkan literasi hasil KKN, desa wisata, dan desa digital (Ngainun Naim).
 
Jumat, 12 April 2019 19:01
Print

 

 

 

PENGUMUMAN LOLOS SELEKSI KKN THAILAND, KKN KEBANGSAAN, DAN KKN NUSANTARA MAHASISWA IAIN TULUNGAGUNG TAHUN 2019

 

Disampaikan kepada seluruh civitas akademika, berdasar proses seleksi KKN yang telah diselenggarakan oleh LP2M IAIN Tulungagung pada hari Rabu tanggal 5 April 2019, daftar peserta lolos seleksi KKN bisa diunduh sebagai berikut:

1. KKN THailand

2. KKN Kebangsaan

3. KKN Nusantara

 

Catatan penting: 

Keputusan tidak bisa diganggu gugat

Bagi peserta lolos seleksi (semuanya: KKN Thailand, KKB Kebangsaan, dan KKN Nusantara) dimohon untuk hadir besok pada hari Kamis, tanggal 18 April 2019 di Rumah Jurnal LP2M IAIN Tulungagung jam 09.00 WIB.

 

Demikian, atas perhatian dan kerjasamanya disampaikan terimakasih.

 

Kapus Pengabdian Kepada Masyarakat

ttd

Dr. Muntahibun Nafis, M.Ag

Kapus Pengabdian Kepada Masyarakat

 

 
Selasa, 02 April 2019 07:59
Print

Pengumuman Nominee penelitian dosen dan tenaga fungsional lain bisa di unduh di sini.

Hal-hal penting yang harus dicatat:

1. Nominee tidak otomatis sebagai peserta lolos bantuan penelitian tahun 2019.

2. Pelaksanaan Seminar Proposal hari Rabu, 10 April 2019 mulai jam 08.00 - 16.00 WIB

3. Tempat Gedung Saifudin Zuhri Lt. 6

4. Bagi yang tidak hadir dinyatakan gugur.

 

Ttd

Kapulit Penelitian dan Penerbitan

 
Selasa, 02 April 2019 07:51
Print

Pengumuman peserta lolos KKN Internasional, Kebangsaan, dan Nusantara Tahap I sebagai berikut:

1. Download  di sini.

2. Tanggal Penting pelaksanaan seleksi Jumat, 5 April 2019 di Lt. III Rektorat jam 08.00 WIB.

3. Peserta tidak hadir gugur.

 

Ttd

Kapus Pengabdian Kepada Masyarakat

 
Senin, 25 Maret 2019 18:42
Print
Diberitahukan kepada seluruh mahasiswa IAIN Tulungagung bahwa Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) IAIN Tulungagung membuka pendaftaran peserta KKN Internasional, Kebangsaan dan Nusantara Tahun 2019 yang rencananya akan dilaksanakan pada bulan Juli-Agustus 2019.
 
Info selengkapnya dapat diunduh di sini
 
Formulir pendaftaran online di sini
 
Surat Pernyataan dapat diunduh di sini 
 
Seluruh berkas persyaratan dimasukkan dalam map warna merah dan diserahkan ke Kantor LP2M pada hari dan jam kerja, paling lambat tanggal 29 Maret 2019.
 
LP2M IAIN TULUNGAGUNG
 

Page 1 of 28

<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>